Suntikan dana Rp.2 triliun untuk Merpati Nusantara Airlines
BISNIS TIKET PESAWATCara mudah dan cepat untuk booking tiket pesawat dan menjadi agen penjualan tiket pesawat terbang secara online. Silahkan untuk melakukan registrasi menjadi member dan mendapatkan informasi yang lebih lengkap.
BISNIS TIKET PESAWATCara mudah dan cepat untuk booking tiket pesawat dan menjadi agen penjualan tiket pesawat terbang secara online. Silahkan untuk melakukan registrasi menjadi member dan mendapatkan informasi yang lebih lengkap.
Maskapai penerbangan PT. Merpati Nusantara Airlines membutuhkan suntikan dana sebesar Rp.2 triliun untuk meningkatkan kinerja keuangan perusahaannya.
MERPATI MASIH BUTUH SUNTIKAN DANA
PT Merpati Nusantara Airlines (Merpati) masih membutuhkan suntikan dana hingga Rp 2 triliun, demi menyehatkan kinerja keuangan perseroan. “Merpati masih butuh pendanaan hinga Rp 2 triliun, meski restrukturisasi perusahaan itu sudah rampung,” kata Direktur Utama PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) Boyke Mukizat, di Jakarta, Rabu (3/3).
Menurut Boyke, jumlah utang Merpati masih sangat signifikan, sehingga perusahaan masih belum leluasa untuk mengembangkan bisnisnya. Meskipun sudah mendapat suntikan dana Rp 300 miliar pada tahun lalu, perusahaan penerbangan pelat merah ini masih membutuhkan investasi dana untuk mengembangkan perusahaan.
Cara mudah dan cepat untuk booking tiket pesawat dan menjadi agen penjualan tiket pesawat terbang secara online. Silahkan KLIK DISINI untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap.
Dari sisi operasional, diutarakan Boyke, Merpati membutuhkan setidaknya 16 pesawat untuk memperkukuh posisi perusahaan yang fokus menerbangi wilayah Indonesia bagian Timur. Sudah ada kesepakatan dengan Xian Aircraft, untuk mendatangkan 16 pesawat jenis MA-60 dari China, dengan nilai per pesawat 15 juta dolar AS. “Pembelian pesawat itu dilakukan dengan pendekatan “g to g” (antar-pemerintah/ goverment to government),” katanya..
Menurut Boyke, tahapan pemulihan kinerja keuangan Merpati terus dilanjutkan, karena suntikan dana masih sebatas menutupi sebagian utang, termasuk untuk membayar pesangon karyawan yang dirumahkan. “Pertumbuhan pendapatan Merpati sudah positif, namun beban utang masih besar sehingga belum bisa membukukan laba bersih,” ujarnya.
Hingga kini ditambahkan Boyke, Merpati masih menyisakan utang kepada PT Pertamina, PT Angkasa Pura I, dan PT Angkasa Pura II. Cara lain yang bisa ditempuh, menurut Boyke adalah perusahaan mengajukan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU).
sumber : gatra.com
Related posts:
- Lowongan kerja pilot pesawat Citilink
- 1.000 pesawat jet tempur siluman akan diproduksi Rusia
- Pesawat terbang amphibi mampu diproduksi PT. DI
- Mandala Airlines tunjuk Adrian Hamilton-Manns sebagai Chief Commercial Officer
- Safety Management System Bandara Ngurah Rai Bali
- Citilink buka jalur penerbangan Jakarta-Medan
- Penerbangan berbiaya murah dari Citilink
- Rute Denpasar-Dili akan dibuka Batavia Air
- Kerugian di beberapa bandara Angkasa Pura I
- Beli tiket pesawat terbang sekarang jika ingin hemat
- Pilot pesawat terbang lokal tetap digunakan Garuda
- Lowongan kerja ratusan pilot pesawat terbang Indonesia
- Pembayaran tiket pesawat Lion Air via ATM Bukopin
- Maskapai Penerbangan Bintang Empat untuk Garuda Indonesia
- Usulan pengelolaan pesawat terbang kepresidenan
- BISNIS TIKET PESAWAT : Cara Pendaftaran Member
- BISNIS TIKET PESAWAT : Tanya - Jawab
- Menjadi Agen Penjualan Tiket Pesawat Terbang
BISNIS TIKET PESAWATCara mudah dan cepat untuk booking tiket pesawat dan menjadi agen penjualan tiket pesawat terbang secara online. Silahkan untuk melakukan registrasi menjadi member dan mendapatkan informasi yang lebih lengkap.



